Universitas Galuh Tingkatkan Kapasitas Konservasi dan Budaya dengan Benchmarking ke UNNES

  • Conservation and Culture
  • 2025-10-17
  • Untuk memperkuat implementasi program konservasi, budaya, dan bahasa, Unit Pelaksana Teknis Konservasi, Budaya, dan Bahasa (UPT KBB) Universitas Galuh bersama Rektor dan Wakil Ketua 2 Yayasan Pendidikan Galuh melaksanakan benchmarking ke Universitas Negeri Semarang (UNNES). Kegiatan ini bertujuan mempelajari praktik terbaik terkait konservasi kampus, pelestarian budaya, serta pemenuhan indikator UI GreenMetric, sebagai bagian dari upaya menuju universitas berkelanjutan.

    Pada kesempatan tersebut, rombongan Universitas Galuh disambut oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UNNES, Prof. Dr. Zaenuri, M.Si., Akt., yang membuka acara serta memberikan gambaran umum mengenai komitmen dan strategi konservasi UNNES. Materi utama kemudian disampaikan oleh Kepala Seksi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Subdirektorat Konservasi, Bapak Teguh Prihantono, S.T., M.T., yang menjelaskan implementasi konservasi kampus serta mekanisme pengelolaan data dan dokumentasi untuk UI GreenMetric, yang selama ini mengantarkan UNNES menjadi salah satu universitas dengan peringkat tinggi di tingkat nasional maupun internasional.

    Tim Universitas Galuh mempelajari secara langsung model konservasi UNNES yang mencakup pengelolaan energi dan air, pengurangan limbah, konservasi biodiversitas, hingga integrasi nilai konservasi dalam kurikulum pendidikan. Penjelasan mendalam mengenai tata kelola UI GreenMetric UNNES memberikan wawasan penting bagi UPT KBB untuk memperkuat strategi pengelolaan keberlanjutan di lingkungan Unigal.

    Kehadiran Rektor, UPT KBB, dan perwakilan Yayasan Pendidikan Galuh menunjukkan keseriusan Universitas Galuh dalam mewujudkan visi sebagai “Universitas konservasi dan budaya yang unggul dan berdaya saing global.” Benchmarking ini menjadi langkah strategis untuk mengadaptasi praktik terbaik UNNES sekaligus memperluas peluang kerja sama di bidang konservasi lingkungan, seni, budaya, dan pengembangan sumber daya manusia.


    Kunjungan ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) UNNES

    Usai sesi diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke berbagai fasilitas unggulan UNNES, seperti Rumah Inovasi, Rumah Seni dan Budaya, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), dan UNNES Ecofarm. Melalui kunjungan ini, tim Unigal dapat melihat secara langsung bagaimana konsep konservasi diterapkan secara konkret dan terintegrasi dalam infrastruktur, kegiatan akademik, serta program pemberdayaan masyarakat.

    Dengan terlaksananya benchmarking ini, Universitas Galuh berharap dapat memperkuat implementasi program konservasi dan budaya melalui UPT KBB serta meningkatkan kesiapan dalam menghadapi pemeringkatan keberlanjutan, termasuk UI GreenMetric di tahun-tahun mendatang. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Unigal untuk terus berinovasi membangun kampus yang hijau, berbudaya, dan berkelanjutan.

    Galuh Rahayu Lagu