Festival Konservasi dan Budaya 2025 : Menguatkan Nilai Pancasila, Merawat Budaya Sunda
Universitas Galuh
sukses menyelenggarakan Festival
Konservasi dan Budaya (FKB) 2025 pada 3 Oktober 2025 di Auditorium
Universitas Galuh Ciamis. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan UPT Konservasi,
Budaya dan Bahasa sebagai wujud komitmen universitas dalam mengembangkan nilai
konservasi alam, penguatan ideologi Pancasila, dan pelestarian budaya Sunda.
Dengan mengusung tema besar “Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila kepada Kelompok Masyarakat” menghadirkan perpaduan edukasi, seni, dan gerakan kebudayaan yang melibatkan akademisi, mahasiswa, pelajar, komunitas budaya, serta mitra strategis dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Talk Show Budaya : Memperkuat Karakter Berbasis Pancasila
FKB 2025 dibuka dengan kegiatan Talk Show Budaya yang menghadirkan pembicara utama Dr. Retno Dwimarwati, S.Sen., M.Hum., Rektor ISBI Bandung. Seminar bertema “Revitalisasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Pelestarian Budaya dan Pendidikan Karakter.”
Kegiatan ini diikuti ±200 peserta dari kalangan civitas akademika Universitas Galuh. Diskusi menekankan pentingnya integrasi nilai budaya lokal dan konservasi lingkungan dalam membangun karakter mahasiswa dan memperkuat identitas kebangsaan.
Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila kepada Kelompok Masyarakat
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan Sosialisasi Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila, menghadirkan narasumber Dr. TR. Agun Gunanjar Sudarta, Bc.I.P., M.Si., Toto Purbiyanto, S.Kom., M.Ti., Mohamad Ijudin, M.Pd., dan Prof. Dr. Dadi, M.Si. (Rektor Universitas Galuh).
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 300 peserta dari kalangan siswa SMP, SMA, civitas akademika Unigal dan komunitas budaya. Pada sesi ini, juga dilakukan pengukuhan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila.
Pagelaran Seni : Apresiasi Tradisi dan Kreativitas
Puncak kegiatan pada 3 Oktober 2025 adalah Pagelaran Seni yang menampilkan
karya budaya dan seni kreatif dari komunitas dan civitas akademika Universitas
Galuh. Berbagai pertunjukan tradisi dan kontemporer ditampilkan oleh Tangtu
Tilu Unigal, Pasma Unigal, ISBI Bandung, Komunitas Silih Asih, Studio Titik Dua,
Komunitas Pemanah Rasa, dan Klasiku.
Pagelaran ini menjadi ruang ekspresi kreatif, nilai kebangsaan, serta kekayaan budaya Sunda. Antusiasme masyarakat dan mahasiswa menjadikan kegiatan ini hidup dan berkesan.
Festival Konservasi dan Budaya 2025 ini memberikan sejumlah capaian penting, yaitu terjalinnya kolaborasi antara Universitas Galuh, BPIP, ISBI Bandung, komunitas budaya, dan Pemerintah Kabupaten Ciamis, meningkatnya kesadaran akan nilai Pancasila dalam kehidupan budaya dan sosial, tumbuhnya kebanggaan serta kecintaan terhadap budaya Sunda serta tersedianya ruang dialog dan kreasi lintas komunitas seni.
Melalui penyelenggaraan FKB 2025, Universitas Galuh kembali menegaskan identitasnya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga berkomitmen kuat terhadap pelestarian budaya lokal dan internalisasi nilai-nilai Pancasila. Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi institusi lain dalam memadukan pendidikan, kebudayaan, dan karakter bangsa melalui program-program yang berkelanjutan.